Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Apa dan Siapa di Balik Gejolak Harga Minyak
September 25, 2008

Hari ini, Kamis (25/9/08), harian Bisnis Indonesia membuat analisis menarik mengenai gejolak aneh fluktuasi harga minyak mentah dunia. Menurut salah satu harian bisnis dan ekonomi terkemuka ini, saat ini apa dan siapa biang keladi yang mempermainkan naik-turunnya harga minyak, terutama sejak 11 Juli, di mana harga emas hitam membukukan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah US$ 147 per barrel, menjadi teori dan praktek baru dalam perdagangan minyak dunia.

Intinya, teori lama mengenai permintaan dan persediaan (supply and demand) bahkan situasi geo-politik sekalipun tidak lagi menjadi pemicu dasar gonjang-ganjing harga minyak yang sudah lama dikenal dalam perdagangan selama ini. Lalu, apa faktor utama anomali harga minyak mentah dunia yang sewaktu-waktu bisa berubah-ubah itu?
Sebagian analis menunjuk ulah para spekulan (investor) sebagai pemain utama gejolak harga. Merekalah pihak-pihak yang mencari keuntungan di dunia perniagaan dengan mencari keuntungan lewat spekulasi. Namun, sebagian analis kurang sepakat dengan tuduhan itu. Menurut mereka, spekulan juga menjadi bagian dari pasar. Para spekulan akan tetap hadir selama roda perekonomian tetap mengandalkan pasar.

Namun, melihat data stok dan permintaan saat harga minyak melonjak aneh, bisa dipastikan bahwa fluktuasi harga emas hitam kini lebih dikendalikan oleh ulah atau kekhawatiran para spekulan (investor) di pasar komoditas. Pengaruh badai Ike atau Gustav, situasi stok dan prospek perekonomian AS, pelemahan dolar terhadap mata uang utama lainnya, terasa lebih dominan mempengaruhi gejolak harga minyak. Fenomena tersebut malah kini sedang diselidiki The Commodity Futures Trading Commission (CFTC) di Amerika Serikat. Kesimpulan sementara mereka, ulah para spekulan-lah, tepatnya kekhawatiran mereka di pasar komoditas, yang membuat harga minyak kini bergerak liar dan aneh. Ketika diperdagangkan awal pekan ini, Senin (22/9/08), minyak jenis Light untuk pengiriman bulan Oktober melompat hingga US$ 16,37 atau sekitar 15,7 persen menuju US$ 120,92 per barrel. Padahal, sepanjang pekan lalu hanya bergerak di kisaran US$ 95-97 per barrel. Ketika harga minyak membabi buta, faktor fundamental yang berkaitan dengan produksi minyak hampir tidak terdengar.

Tapi, tak bijak juga bila hanya menunjuk hidung para spekulan. Buku berjudul The Return of Depression Economics yang ditulis oleh Paul Krugman pada 1999 ternyata mulai terbukti saat ini. Dalam bukunya, Krugman pernah menulis gelombang krisis ekonomi global yang bermula dari negara pinggiran seperti Meksiko, Asia Timur, lalu Brazil dan Rusia, bakal menuju pusat perekonomian dunia seperti Amerika Serikat. Bermula pada Juli 2007, saat pasar saham dunia bergolak akibat subprime mortgage di negara Adi Kuasa. Itulah awal malapetaka perekonomian AS, terburuk sejak Great Depression 1929. Dolar melemah, diikuti oleh tumbangnya berbagai korporasi raksasa di negeri Uncle Sam. Kapitalisme global pun di ambang membahayakan. Melihat apa yang pernah diramalkan Paul Krugman, dan mulai terbukti kebenarannya, apakah masih tepat hanya menyalahkan ulah para spekulan dalam kondisi seperti sekarang ini? (Sumber: Bisnis Indonesia dan berbagai sumber. Foto: www.conspiracyplanet.com)




more news

Vico Indonesia dan Conoco Phillips Juga Gandeng CATa
October 8, 2008
Selain dipercaya oleh perusahaan raksasa migas asal Prancis Total E&P Indonesie untuk pengerjaan proyek Construction and Maintenance Services di wilayah NPU/Tunu dan Minor Constructions and Maintenance Services for Allsite di Balikpapan, Kalimantan Timur, mulai tahun ini PT Cahaya Anugrah Tama (CATa) juga sedang menggarap beberapa proyek lain yang tersebar di beberapa wilayah Tanah Air. Be
[read archive]

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriah
October 6, 2008
Segenap direksi dan karyawan PT Cahaya Anugrah Tama (CATa) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriah. Terima kasih atas semua kepercayaan yang selama ini diberikan kepada CATa Group, mohon maaf lahir dan batin.
[read archive]

Harga Minyak Kembali Gonjang-Ganjing
September 23, 2008
Setelah sempat beberapa lama berada di bawah level US$ 100 per barrel, harga emas hitam kembali melompat tinggi, bahkan mencatat level kenaikan terbesar sepanjang sejarah. Pada perdagangan Senin (22/9/08) lalu, minyak jenis Light untuk pengiriman bulan Oktober melompat hingga US$ 16,37 atau sekitar 15,7 persen menuju US$ 120,92 per barrel. Harga malah sempat menyentuh level tertinggi US$ 130 sebel
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer