Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Harga Minyak Kembali Gonjang-Ganjing
September 23, 2008

Setelah sempat beberapa lama berada di bawah level US$ 100 per barrel, harga emas hitam kembali melompat tinggi, bahkan mencatat level kenaikan terbesar sepanjang sejarah. Pada perdagangan Senin (22/9/08) lalu, minyak jenis Light untuk pengiriman bulan Oktober melompat hingga US$ 16,37 atau sekitar 15,7 persen menuju US$ 120,92 per barrel. Harga malah sempat menyentuh level tertinggi US$ 130 sebelum ditutup di US$ 110. Adapun perdagangan minyak kategori Brent untuk pengiriman bulan November juga naik hingga US$ 5,43 ke level US$ 106,04 per barrel.  

Beberapa analis menyatakan kenaikan harga minyak dipicu oleh pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya seperti euro serta kekhawatiran investor soal dampak rencana penyelamatan massal senilai US$ 700 miliar yang telah disetujui Menteri Keuangan AS Henry Paulson. Seperti diketahui, kini AS sedang mengalami krisis finansial terburuk sejak peristiwa Great Depression 1929. Pernyataan bangkrut bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat (AS) Lehman Brothers di Pengadilan Kepailitan Manhattan; American International Group (AIG) yang sempat sekarat sebelum diselamatkan The Fed; nasib perusahaan broker terbesar di dunia Merrill Lynch yang akhirnya dilego kepada Bank of America Corp.; diikuti setidaknya puluhan institusi keuangan dunia yang menyatakan mengalami kerugian subprime mortgage terbesar, membuat saham-saham di Wall Street bertumbangan. Subprime mortgage menyeret restrukturisasi besar-besaran di pasar keuangan AS. Kasus terakhir adalah perubahan status 2 perusahaan bank investasi raksasa Goldman Sachs Group Inc dan Morgan Stanley menjadi bank komersial. Keputusan tersebut mengakhiri 75 tahun masa kekuasaan bank sekuritas yang selama ini dipisahkan dari bank komersial. ”Keputusan ini juga menandai berakhirnya Wall Street sebagaimana yang kita ketahui selama ini,” ujar William Isaac, mantan Direktur Federal Deposit Insurance Corp., seperti kami kutip dari Bisnis Indonesia hari ini, Selasa (23/9/08).  

Secara umum, kenaikan harga minyak bakal memukul perekonomian dan saham global, tapi di lain pihak peristiwa ini akan memberikan berkah bagi emiten lainnya seperti tambang dan perkebunan. (Diolah dari berbagai sumber. Foto: istimewa)




more news

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriah
October 6, 2008
Segenap direksi dan karyawan PT Cahaya Anugrah Tama (CATa) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriah. Terima kasih atas semua kepercayaan yang selama ini diberikan kepada CATa Group, mohon maaf lahir dan batin.
[read archive]

Apa dan Siapa di Balik Gejolak Harga Minyak
September 25, 2008
Hari ini, Kamis (25/9/08), harian Bisnis Indonesia membuat analisis menarik mengenai gejolak aneh fluktuasi harga minyak mentah dunia. Menurut salah satu harian bisnis dan ekonomi terkemuka ini, saat ini apa dan siapa biang keladi yang mempermainkan naik-turunnya harga minyak, terutama sejak 11 Juli, di mana harga emas hitam membukukan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah US$ 147 per barrel, me
[read archive]

Pembangkit Listrik Tenaga Kotoran Ayam!
September 18, 2008
Di Indonesia, menyebut kotoran ayam, yang ada di benak adalah bau yang menyengat dan tak sedap. Kotoran ayam lebih banyak dibuang sebagai limbah kotor, atau paling-paling dimanfaatkan untuk pupuk kandang atau makanan ikan seperti lele. Lain lubuk lain ikannya. Lain di Indonesia, beda pula di Belanda. Kalau kotoran ayam di Tanah Air masuk kategori limbah, Belanda berhasil menyulap kotoran ayam menj
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer