Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Tsunami Finansial dan Badai Ike Rontokkan Harga Minyak
September 16, 2008

Hari ini, headline ekonomi bisnis (ekbis) berbagai media cetak, online, ataupun digital diramaikan oleh berita tsunami. Bukan tsunami seperti yang pernah terjadi di Aceh pada 6 Februari 2004, tapi tsunami finansial dunia yang bisa jadi terburuk sejak peristiwa Great Depression.

Pernyataan bangkrut bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat (AS) Lehman Brothers di Pengadilan Kepailitan Manhattan; rencana restrukturisasi American International Group (AIG) yang membutuhkan dana US$ 40 miliar atau sekitar Rp 380 triliun; sekaratnya perusahaan broker terbesar di dunia Merrill Lynch; diikuti oleh setidaknya puluhan institusi keuangan dunia yang menyatakan mengalami kerugian subprime mortgage terbesar, membuat bursa saham dunia, termasuk Indonesia, terpuruk..  

”Badai” finansial dan badai Ike yang mengganggu produksi minyak AS tentu saja berpengaruh pada fluktuasi harga minyak dunia, menjadikan harga emas hitam kembali melorot hingga US$ 5. Kelanjutan krisis AS diperkirakan bakal membuat permintaan kebutuhan energi negeri Uncle Sam mengecil. Pada perdagangan hari Senin (15/9/08) di New York, kontrak minyak jenis light sweet untuk pengiriman bulan Oktober anjlok hingga US$ 5,47 ke level US$ 95,71 per barrel. Adapun minyak jenis Brent juga melorot US$ 5,47 menjadi US$ 92,38 per barrel. Pada perdagangan intraday, harga minyak bahkan sempat melorot hingga US$ 94,13 untuk jenis light dan US$ 91,17 untuk Brent, terendah sejak Februari. ”Kendati penjualan di pasar minyak tak perlu berhubungan langsung dengan masalah Lehman, jelas sekali bahwa kini kecenderungannya adalah untuk aset yang lebih likuid, yang merepresentasikan tempat paling aman. Masalah yang membelit Lehman sepertinya memberi dampak lebih ganas ke pasar minyak dibanding badai Ike," ujar Kilduff, analis dari MF Global seperti kami kutip dari detikfinance hari ini.

Namun, kondisi sebaliknya justru dialami negara-negara pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC. Pelemahan dolar AS malah membuat negara eksportir minyak ketiban pulung. Meski melemah, pergerakan nilai dolar masih lebih kuat terhadap euro dan mata uang utama lainnya. Dengan begitu, harga minyak diperkirakan tetap berada di kisaran US$ 90-100 per barrel. Jadi, kabarnya OPEC bakal membukukan rekor pendapatan baru sebesar US$ 1,23 triliun tahun ini karena kondisi tersebut. Asal tahu saja, angka pendapatan itu meningkat 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu… (Diolah dari berbagai sumber. Foto: energytechstocks.com)




more news

Harga Minyak Kembali Gonjang-Ganjing
September 23, 2008
Setelah sempat beberapa lama berada di bawah level US$ 100 per barrel, harga emas hitam kembali melompat tinggi, bahkan mencatat level kenaikan terbesar sepanjang sejarah. Pada perdagangan Senin (22/9/08) lalu, minyak jenis Light untuk pengiriman bulan Oktober melompat hingga US$ 16,37 atau sekitar 15,7 persen menuju US$ 120,92 per barrel. Harga malah sempat menyentuh level tertinggi US$ 130 sebel
[read archive]

Pembangkit Listrik Tenaga Kotoran Ayam!
September 18, 2008
Di Indonesia, menyebut kotoran ayam, yang ada di benak adalah bau yang menyengat dan tak sedap. Kotoran ayam lebih banyak dibuang sebagai limbah kotor, atau paling-paling dimanfaatkan untuk pupuk kandang atau makanan ikan seperti lele. Lain lubuk lain ikannya. Lain di Indonesia, beda pula di Belanda. Kalau kotoran ayam di Tanah Air masuk kategori limbah, Belanda berhasil menyulap kotoran ayam menj
[read archive]

Gulf of Mexico, Surga-Neraka Emas Hitam
September 11, 2008
Dalam beberapa minggu belakangan ini, kawasan Gulf of Mexico atau Teluk Meksiko menjadi salah satu obyek terhangat yang menjadi sajian utama berita migas baik di media cetak maupun elektronik. Maklum, kawasan yang menjadi salah satu pusat pengeboran beberapa perusahaan migas minyak kelas kakap itu masuk dalam wilayah yang sering dilanda ancaman badai atau topan kategori wahid: topan kelas 3 dan 4.
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer