Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Produksi Migas 2009 Bakal Menurun?
September 8, 2008

Seperti kami kutip dari detikfinance hari ini, Dirjen Migas Evita Legowo mengatakan penurunan produksi minyak tahun depan tak bisa terhindarkan. Salah satu penyebabnya, menurut Evita, antara lain tidak adanya lapangan minyak baru dan beberapa sumur yang mulai mengering.

Pernyataan Evita terlontar usai mengadakan rapat dengan panitia anggaran DPR di Senayan yang turut dihadiri oleh 5 kontraktor minyak besar seperti Chevron Pacific Indonesia (CPI), Pertamina EP, Medco, Exxon, dan ConocoPhillips.
Kapasitas CPI, misalnya, yang selama ini merupakan produsen minyak terbesar di Indonesia, diperkirakan turun dari 405 ribu barrel per hari tahun ini menjadi 382 ribu barrel. Lalu, ConocoPhillips yang menargetkan 78 ribu barrel per hari pada 2008 bakal mengalami penurunan produksi menjadi 42.950 bpd. Bila Exxon dan Medco juga mengatakan bakal mengalami nasib serupa, agak berbeda dengan Pertamina EP, yang yakin akan terus mengalami kenaikan produksi tahunan. Seperti dikatakan Dirut PT Pertamina EP Tri Siwindono, “Produksi kami naik sampai 2006, rata-rata 3,1 persen. Pada 2008 kenaikan sebesar 7,8 persen dan pada 2009 sebesar 6,2 persen. Justru tantangan yang kami hadapi adalah adanya lapangan yang terletak di Taman Nasional, sehingga tidak dapat dibor. Padahal potensinya mencapai 800 ribu barrel per hari.”

Beberapa upaya terus dilakukan perusahaan migas untuk terus menggenjot produksi mereka. Seperti dilakukan CPI pada awal tahun ini. Mereka berupaya menahan laju penurunan produksi minyak di seluruh wilayah operasional di Riau mengingat hampir seluruh ladang yang ada relatif berumur tua. Ladang minyak di wilayah operasional CPI di Riau pernah mengalami masa puncak produksi pada 1973. Sejak itu hingga saat ini terjadi penurunan produksi sebesar 6 hingga 8 persen dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu upaya tersebut adalah melakukan pengeboran sumur baru atau mengoptimalkan pengelolaan sumur lama. 

 




more news

Tsunami Finansial dan Badai Ike Rontokkan Harga Minyak
September 16, 2008
Hari ini, headline ekonomi bisnis (ekbis) berbagai media cetak, online, ataupun digital diramaikan oleh berita tsunami. Bukan tsunami seperti yang pernah terjadi di Aceh pada 6 Februari 2004, tapi tsunami finansial dunia yang bisa jadi terburuk sejak peristiwa Great Depression. Pernyataan bangkrut bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat (AS) Lehman Brothers di Pengadilan Kepailitan Manh
[read archive]

Gulf of Mexico, Surga-Neraka Emas Hitam
September 11, 2008
Dalam beberapa minggu belakangan ini, kawasan Gulf of Mexico atau Teluk Meksiko menjadi salah satu obyek terhangat yang menjadi sajian utama berita migas baik di media cetak maupun elektronik. Maklum, kawasan yang menjadi salah satu pusat pengeboran beberapa perusahaan migas minyak kelas kakap itu masuk dalam wilayah yang sering dilanda ancaman badai atau topan kategori wahid: topan kelas 3 dan 4.
[read archive]

Maan T54 di Pertamina Indonesia President Invitational 2008
September 3, 2008
Bermain buruk pada putaran final atau hari keempat Pertamina Indonesia President Invitational 2008, 31 Agustus, pegolf pro CATa Maan Nasim harus puas menduduki posisi T54. Peringkat ini tak berbeda jauh dengan prestasi Maan di ajang Asian Tour-European Tour sebelumnya. Di Enjoy Jakarta Astro Indonesia Open 2008 yang berlangsung pada Februari lalu, Maan bertengger di posisi T56. Sebenarnya permaina
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer