Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Mengenang 20 Tahun Tragedi Piper Alpha
August 1, 2008

Pada awal Mei lalu, Dr. Gareth Evans, seorang Environmental Biotechnology dari University of Durham, menulis sebuah artikel di situs offshore-technology.com yang mengingatkan para pekerja migas di wilayah Britania Raya dan dunia akan sebuah kejadian memilukan pada 20 tahun lalu: Piper Alpha. Peristiwa yang juga terkenal dengan Tragedi 6 Juli 1988 itu menewaskan 167 dari total 225 pekerja dan tercatat sebagai kecelakaan terburuk sepanjang sejarah pekerjaan offshore. Selain menelan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai US$ 3,4 miliar. Mulai dieksplorasi pada 1976, Piper Alpha menghasilkan produksi antara 250 ribu-300 ribu barrel per hari dan 125 barrel per hari pada 1988. Tak pelak, Piper Alpha merupakan salah satu fasilitas yang menghasilkan produksi migas terbesar untuk Inggris.
Dalam tulisannya, Evans antara lain mengingatkan perusahaan migas mengenai pentingnya psikologi keselamatan kerja. ”Hingga kini, titik bahaya pekerjaan offshore atau onshore disebabkan oleh api, ledakan, kebocoran gas, dan kesalahan atau kegagalan prosedur/struktural pekerjaan,” ujarnya.


Hanya dalam tempo kurang lebih 3 jam, platform yang terletak di Laut Utara, Eropa, dan dioperasikan oleh Occidental Petroleum (Caledonia) Ltd. ini terkubur di lautan. Lalu, bagaimana musibah mengerikan itu bisa terjadi? Berbagai analisis hingga saat ini masih mencari tahu bagaimana persisnya peristiwa naas itu terjadi. Namun, satu hal yang diyakini adalah: kesalahan koordinasi menjadi penyebab utama peristiwa 6 Juli 1988! Inilah beberapa kutipan kronologi kejadian Piper Alpha Disaster yang kami kutip dari berbagai sumber di internet.

Sebelum kejadian, dilakukan re-sertifikasi PSV pada discharge line dari pompa transfer kondensat A. Tapping point PSV pompa A di-blind sesuai dengan standar praktis. Setelah PSV di-discharge line, pompa A selesai disertifikasi, dan akan dikembalikan ke posisi semula. Tapi, sialnya, karena crane tidak tersedia saat itu, setelah berkonsultasi dengan operator di ruang kontrol, pekerja sertifikasi setuju melanjutkan pekerjaan pada keesokan harinya. Sementara, pompa transfer kondensat B sedang bekerja, memompakan kondensat ke pipa minyak serta menyuplai bahan bakar untuk generator pembangkit listrik.

Operasi offshore normal berlanjut hingga pukul 21.45, saat pompa B dalam kondisi mati. Automatic fuel switch dari kondensat ke diesel oil tidak bekerja. Sepengetahuan maintenance, operator menjalankan pompa A. Baik operator maupun maintenance tidak tahu bahwa tidak ada PSV di keluaran pompa A, dan hanya berupa slip blind. Setelah pompa A dijalankan, keluarlah kondensat dari slip blind yang ternyata tidak kuat pemasangan bautnya. Meledaklah modul C. Keadaan diperparah ketika komunikasi terputus, sehingga platform satelit di sekitar Piper Alpha tetap memompakan minyak/kondensat ke Piper Alpha. Kobaran jago merah pun tak terelakkan. Offshore Installation Manager (OIM) yang memegang komando darurat tidak mampu mengatasi keadaan. Galley, tempat berkumpul para pekerja, dipenuhi asap. Beberapa orang yang mengambil inisiatif meninggalkan galley-lah yang selamat. Pukul 23.20, gas riser meledak menimbulkan bola api. Pukul 00.45, platform mulai runtuh.

Tim investigasi menemukan defisiensi pada operasi Piper Alpha ini, di antaranya tag atau lock out procedure tidak diikuti dengan baik; operator tidak mendiskusikan informasi secara aktif ataupun permit yang di-suspend ketika ganti shift; suspended permit tidak diletakkan di ruang kontrol untuk kemudahan akses, tapi diletakkan di ruang safety officer; surat izin kerja tidak mengecek adanya cross-reference antar-pekerjaan. Lalu, minimnya pelatihan untuk kondisi darurat juga disebut-sebut menambah jumlah korban jiwa.

Menurut cerita saksi mata yang masih hidup, banyak dari mereka, terutama kontraktor yang bekerja di platform, tidak familier dengan rute evakuasi, lokasi lifeboat, atau cara mengoperasikan life raft. Occidental Petroleum menggunakan banyak tenaga kontraktor, sehingga frekuensi kedatangan dan kepulangan para kontraktor menjadi sering. Menurut tim investigasi, hal itu seharusnya diikuti oleh safety induction yang ketat dan terarah. Tanpa itu, Occidental Petroleum harus menuai tragedi yang diabadikan di Rose Garden, Hazlehead Park, Aberdeen, itu. (Diolah dari berbagai sumber. Foto: istimewa)

 




more news

Harga Minyak Masih di Persimpangan Jalan
August 8, 2008
Setelah sempat menukik di bawah US$ 120 per barrel dalam beberapa hari ini, harga minyak dunia kembali berbalik arah (rebound) menuju US$ 120 per barrel pada perdagangan Kamis (7/8/08) waktu setempat atau Jumat (8/8/08) pagi ini. Hari unik (8-8-08) yang jatuh pada hari ini sedikit terusik oleh kekhawatiran harga emas hitam bakal melonjak lagi. Dengan kondisi tersebut, beberapa faktor selain turunn
[read archive]

Terus Melorot Hingga di Bawah US$ 120 Per Barrel
August 6, 2008
Salah satu hal yang menyedot perhatian dunia dalam beberapa hari ini tentu saja trend melorotnya harga minyak mentah dunia. Pada perdagangan di kontrak utama New York pada Senin (4/8/08) lalu, harga minyak mentah dunia terus turun hingga di bawah level US$ 120 per barrel, level terendah dalam 3 bulan terakhir. Tak lama berselang, sehari setelah itu harga emas hitam terus merosot sebesar US$ 2,24 k
[read archive]

Presiden OPEC: Harga Minyak Seharusnya US$ 78 Per Barrel
July 31, 2008
Di tengah-tengah kunjungannya ke Indonesia pada Selasa (29/7/08) hingga Minggu (3/8/08), Presiden OPEC Chakib Khelil menyatakan harga minyak yang mulai mereda di kisaran US$ 120-an per barrel masih abnormal. Menurut Khelil, harga minyak mentah dunia dalam situasi yang normal mestinya berada di kisaran US$ 78 per barrel. Jika kondisi dolar menguat, ketegangan politik mereda, termasuk kondisi di Nig
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer