Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
CATa Kembali Dipercaya Total E&P Indonesie
July 28, 2008

Pada Juni 2008 lalu, PT Cahaya Anugrah Tama (CATa) kembali dipercaya salah satu perusahaan raksasa migas asal Prancis Total E&P Indonesie untuk pengerjaan proyek di wilayah NPU/Tunu. Adapun jenis pekerjaan atau nama proyek yang dipercayakan kepada CATa adalah Construction and Maintenance Services at NPU and Tunu Area 2008-2009.
Kerja sama yang berlaku efektif pada 1 Juli 2008 hingga 30 Juni 2009 tersebut telah disepakati kedua belah pihak yang diwakili Direktur Utama CATa Ir. Purbo Waskito dan EVP Operations and EKD Manager Total E&P Indonesie Jean-Marc Noiray. Sebelumnya, CATa juga telah dipercaya Total untuk proyek Minor Constructions and Maintenance Services for Allsite di Balikpapan, Kalimantan Timur, selama 3 (tiga) tahun yang dimulai pada 24 Maret 2008 dan berakhir pada 23 Maret 2011. 


Seperti diketahui, Total E&P Indonesie merupakan salah satu kontraktor bagi hasil migas terbesar di Indonesia. Perusahaan ini juga tercatat sebagai produsen gas terbesar di Indonesia dan memasok sekitar 60 persen dari kebutuhan kilang LNG Bontang. Sebagai salah satu KKKS BP Migas, Total E&P Indonesie antara lain memproduksi migas dari lapangan Bekapai, Handil, Tunu, dan Peciko yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.


Total E&P Indonesie sendiri didirikan di Jakarta pada 14 Agustus 1968, dengan lapangan awal saat itu di seputar Delta Mahakam. Lapangan awal mereka di Bekapai dan Handil diperkuat dengan penemuan lapangan Tambora pada 1974 dan Tunu pada 1977. Lapangan Tunu yang dikembangkan pada 1990-an menjadi penyumbang utama suplai  gas bagi Total E&P Indonesie hingga kini.




more news

Mengenang 20 Tahun Tragedi Piper Alpha
August 1, 2008
Pada awal Mei lalu, Dr. Gareth Evans, seorang Environmental Biotechnology dari University of Durham, menulis sebuah artikel di situs offshore-technology.com yang mengingatkan para pekerja migas di wilayah Britania Raya dan dunia akan sebuah kejadian memilukan pada 20 tahun lalu: Piper Alpha. Peristiwa yang juga terkenal dengan Tragedi 6 Juli 1988 itu menewaskan 167 dari total 225 pekerja dan terca
[read archive]

Presiden OPEC: Harga Minyak Seharusnya US$ 78 Per Barrel
July 31, 2008
Di tengah-tengah kunjungannya ke Indonesia pada Selasa (29/7/08) hingga Minggu (3/8/08), Presiden OPEC Chakib Khelil menyatakan harga minyak yang mulai mereda di kisaran US$ 120-an per barrel masih abnormal. Menurut Khelil, harga minyak mentah dunia dalam situasi yang normal mestinya berada di kisaran US$ 78 per barrel. Jika kondisi dolar menguat, ketegangan politik mereda, termasuk kondisi di Nig
[read archive]

Presiden OPEC: Keseimbangan Ini Seharusnya Jangan Diganggu
July 24, 2008
Meski harga minyak mentah dunia cenderung menurun, pernyataan Presiden Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) Chakib Khelil tetap patut diwaspadai. Menurut Khelil yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair, harga minyak tetap harus dicermati pada minggu-minggu mendatang karena ada kemungkinan kembali melambung. Khelil juga menyebut pasar seharusnya terus mema
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer