Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Harga Minyak Terus Anjlok di Bawah US$ 130
July 18, 2008

Selama 3 hari berturut-turut, harga minyak mentah dunia terus melorot di bawah US$ 130 per barrel hingga perdagangan Kamis (17/7/08) lalu. Di perdagangan New York Mercantile Exchange (Nymex), minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman bulan Agustus terjerembap sebesar US$ 5,31 ke posisi US$ 129,29 per barrel. Total selama 3 hari ini harga minyak mentah turun hampir US$ 16. Sementara, perdagangan di ICE Futures Exchange, London, Inggris, minyak mentah jenis brent untuk pengiriman bulan September juga menukik sebesar US$ 5,12 ke level US$ 131,07 per barrel.

Para analis menilai penurunan harga terjadi lantaran kekhawatiran pasar terhadap permintaan minyak dari AS, negara-negara Eropa, dan pengkonsumsi energi terbesar lainnya seperti India dan Cina bakal menurun seiring dengan semakin cepatnya akselerasi pelemahan ekonomi serta tingginya inflasi. Juga meredanya ketegangan antara AS beserta sekutunya dengan Iran sehubungan dengan program nuklir negara Teluk itu. Rabu (16/7) lalu Washington menyatakan telah mengirim utusan ke Jenewa dan ingin pemecahan diplomatik atas kasus program nuklir Iran.

Dengan kisaran harga di bawah US$ 130-an per barrel, berarti harga minyak mentah saat ini lebih murah 10 persen dibandingkan Senin lalu atau 12 persen dibanding minggu lalu. Penurunan harga selama 3 hari berturut-turut ini juga merupakan rekor terbesar di pasar sejak Desember 2004 dan terbesar di bursa New York sejak 1983.
Meski begitu, para analis masih belum yakin bila gonjang-ganjing harga emas hitam ini akan segera mereda. "Belum ada tanda yang menyatakan ini (tingginya harga minyak) sudah berakhir," ujar James Cordier, President of Tampa. Apalagi sejumlah pasokan minyak terganggu lantaran persoalan geopolitik seperti di Nigeria dan Kanada. Setelah beberapa kali menimpa Shell, serangan terbaru di Nigeria membuat Eni menutup produksi sebesar 47 ribu bpd. Di Kanada, musibah kebocoran pipa menimpa Suncor Energy Inc. dan terpaksa menghentikan produksi 140 ribu bpd di Alberta. (Diolah dari berbagai sumber. Foto: istimewa)




more news

Harga BBM Gila-gilaan di Norwegia
July 22, 2008
Melonjaknya harga BBM banyak ditanggapi protes dan demo di sejumlah negara. Tapi, terbayangkah oleh Anda bila dalam kondisi seperti itu harga BBM malah dinaikkan gila-gilaan? Seperti dilaporkan AFP pada Selasa (22/7/08) ini, sejak 1 Juli lalu Pemerintah Norwegia justru menaikkan pajak BBM sebesar 0,05 kroner untuk per liter bensin dan 0,10 kroner untuk per liter solar (4,963 kroner = US$ 1). Denga
[read archive]

Meminta Jatah dari Durian Runtuh
July 21, 2008
Tingginya harga minyak mentah dunia tak selamanya menyengsarakan banyak pihak. Di antara lengkingan jerit pihak-pihak yang kelabakan dengan melonjaknya harga minyak tersebut, banyak pula yang diuntungkan dengan melejitnya harga emas hitam ini. Sebut saja para kontraktor atau perusahaan minyak asing yang beroperasi di banyak negara termasuk Indonesia. Kabarnya, dengan asumsi harga minyak dunia yang
[read archive]

Harga Minyak Mentah Melorot
July 17, 2008
Setelah sempat naik-turun pada awal bulan ini, harga minyak mentah dunia terus menukik ke level US$ 134 per barrel pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (16/7/08). Sehari sebelumnya, harga minyak mentah malah melorot hingga US$ 6,44, penurunan terbesar dalam satu sesi sepanjang 17 tahun terakhir. Salah satu penyebab utama penurunan harga minyak adalah kabar naiknya cadangan minyak Amerika
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer