Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
home about us our activity invstor relations job opportunities site map contact us
leftmenu
company profile
business experience
The Project List
gallery
business unit
CATa News
Links
webmail
News Picture header
Kini Sudah Menuju US$ 150 Per Barrel
July 4, 2008

Para pakar ekonomi, pakar energi, atau ahli strategi negara mungkin tidak bisa tidur cepat akhir-akhir ini. Pasalnya, harga minyak mentah dunia terus merambat naik. Jika kemarin rekor harga baru (US$ 144,65 sebelum ditutup US$ 144,26) sudah membuat pening kepala para pialang saham dan sebagian besar pemimpin negara, hari ini harga minyak (OPEC?) seperti tak mempedulikan situasi rumit tersebut. Pada perdagangan Kamis sore (3/6/08) lalu, harga minyak mentah dunia malah sudah menuju kisaran US$ 146 per barrel, mendekati level US$ 150 per barrel. Di bursa London, minyak jenis brent mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, US$ 146,69 per barrel, sebelum berakhir di US$ 146,08. Sementara itu, di New York Mercantile Exchange (Nymex), minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Agustus naik US$ 1,72 ke angka US$ 145,29, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi US$ 145,85.

Kendati sudah diramalkan sebelumnya, jelas lonjakan harga ini bakal banyak berpengaruh pada negara-negara miskin atau berkembang, khususnya dalam mengatur APBN masing-masing. Indonesia misalnya, jika harga minyak terus merangkak di kisaran US$ 150, bisa dipastikan subsidi BBM juga membengkak. Kabarnya bisa mencapai Rp 250 triliun. Nah, dalam kondisi seperti itu, pilihan terakhir tentu saja kembali menaikkan harga BBM domestik, atau langkah ”revolusi” lain, yang imbasnya pasti sudah bisa diperkirakan. Sementara, untuk negara maju, meski juga berpengaruh, tapi tak berdampak signifikan karena menurunnya konsumsi BBM dan pemakaian energi alternatif yang mulai digunakan. Jadi, kita tunggu saja langkah pemerintah RI bila harga minyak sudah melewati angka US$ 150 per barrel. (Diolah dari berbagai sumber. Foto: istimewa)

 




more news

Chavez: OPEC, Berikan Subsidi untuk 50 Negara Miskin!
July 8, 2008
Di tengah himpitan harga minyak mentah dunia yang terus menggerus perekonomian dan stabilitas keamanan negara-negara miskin dan berkembang, sebuah seruan menyejukkan keluar dari bibir pemimpin Venezuela Hugo Chavez. Menurut Chavez, terus melambungnya harga minyak mentah dunia sangat memberatkan sekitar 50 negara-negara miskin di dunia. OPEC, atau beberapa anggotanya, semestinya mengambil tanggung
[read archive]

Media Press Release: Silver Lining
July 4, 2008
Crude oil prices continue to break record highs, creating global economics chaos and forcing Indonesia to downgrade growth figures. But spiralling prices have come as a bonanza for the upstream oil industry, reaping big rewards in once-marginal fields. The rise in crude oil prices has been a blessing for the upstream oil industry in Indonesia as well as for the supporting services industry. One of
[read archive]

Melejit ke Level US$ 144 Per Barrel
July 3, 2008
Kembali lemahnya dolar Amerika Serikat (AS) dan turunnya pasokan minyak mentah AS disebut-sebut menjadi pemicu terjerumusnya harga minyak mentah dunia ke rekor baru US$ 144 per barrel. Di bursa London, Inggris, harga minyak jenis Brent North Sea untuk pengiriman bulan Agustus pada penutupan perdagangan Rabu (2/7/08) sempat mencetak rekor US$ 144,65 per barrel sebelum ditutup di posisi US$ 144,26 a
[read archive]
Welcome to CATa, We Provides Services, Fabrication and Constructions. Official Website of PT. Cahaya Anugrah Tama
Footer